Jumat, 12 Juli 2013

Resume MBC Day 6

MBC Day 6 diadakan pada hari Kamis, 11 juli 2013,. Pada saat apel pagi yang hadir yaitu 199 orang ditambah dengan 6 orang mengikuti SP dan satu orang terlambat sehingga kehadiran fisik terhitung 206 orang. Jumlah ini masih jauh dari kuorum yang sudah diperbarui kemarin walapun sudah meningkat dari MBC Day 5. Angkatan kami sudah mengerahkan berbagai usaha untuk mendatangkan masa sebanyak 206 orang tersebut.
Setelah apel, kami diajarkan tiga buah lagu supporteran HME, yaitu yaitu Disini EL (Lirik: Disini EL, Disana …. (bisa diisi sesuai kebutuhan) HME dan …. Bersaudara. (ulang 2 kali) Lalalalalala…), HME Himpunanku (Lirik: HME, HME Himpunanku. Majulah HME pantang mundur. Tunjukkan kilatmu tunjukkanlah tawamu. Kami satu HME selalu) dan Percayalah (Percayalah HME, meski dihadang lawan, kamu ga sendirian. Yo rame-rame, yo sama-sama, kita nyanyi bersama. Percayalah HME, meski penuh ancaman, kamu ga sendirian. Syalalalala…). Selain itu, kami diminta untuk menyanyikan lagu-lagu yang pernah diajarkan oleh seniro-senorita di day MBC yang lalu. Beberapa anak masih belum hafal lirik dan nadanya sehingga ditunjuk seorang PJ (Alvin) yang diminta mengajarkan lagu tersebut kepada yang belum hafal. Kami diminta untuk bersungguh-sungguh- dalam menghafalkan lagu-lagu ini yang akan kami gunakan untuk mengarak gundala-gundili pada Sabtu nanti. Kami diharapkan dapat menampilkan performa yang terbaik di hari wisuda nanti.
Setelah itu, kami memasuki saraga untuk latihan membentuk formasi U (formasi untuk menyambut wisudawan) dan formasi arak-arakan (membentuk barikade dinding pelindung wisudawan). Formasi U terdiri dari tiga bagian, dimana shaf terdepan terdiri atas 35 banjar, dan didepannya terdapat empat maskot performance wisuda (Aladdin dan Jasmin, Raja minyak, dan Jin lampu). Selama wisudawan mulai memasuki bagian tengah dari formasi U kami semua harus menyanyikan lagi E-L-Elektro berulang-ulang dnegan tabuhan genderang hingga tercapai steady state dan ada aba-aba dari komandan barisan. Untuk formasi arak-arakan, di bagian terdepan ada 4 orang maskot, di kiri dan kanannya ada pemegang bendera, lalu barisan performance tetap 6 banjar, setelah itu 4 banjar wisudawan sepanjang 31 shaf yang di sisi kanan dan kirinya dilapisi oleh barikade dari angkatan kami, lalu dibelakang wisudawan ada pengarak, tetap 6 banjar. Bagian luar barisan dikelilingi oleh massa HME lainnya. Pengarak yang tidak melakukan performance diminta mengenakan seragam yang sama, ditentukan sendiri oleh angkatan kami. Kemudian, kami berlatih membentuk formasi yang diajarkan tadi. Setelah dinilai cukup, kami melakukan simulasi arak-arakan. Kami menyanyikan berbagai lagu yang diberikan komandan barisan dengan penuh semangat. Namun, kami masih kurang komunikasi sehingga terjadi lose beat di barisan bagian belakang. Selain itu, masih terdapat massa elektroteknik 2012 yang belum hafal dengan lagu-lagu supporteran tersebut. Untuk formasi barikade, saaat memasuki pintu tunnel harus menyesesuaikan secara sporadis dan secepat mungkin diharapkan barikade kembali melindungi para wisudawan. Setelah selesai simulasi kami pun diingatkan kembali bahwa kami harus bisa menghafal lagu-lagu tersebut dan menyanyikannya dengan baik, memberikan performa terbaik di hari besar para gundala-gundili. Kami harus mampu membanggakan mereka dalam acara arak-arakan nantinya.
Seusai berlatih formasi di saraga dan istirahat selama 2 jam, kami kembali berkumpul diselasar basement labtek 8 untuk mengikuti forum. Forum ini membahas tentang kesiapan kami dalam mengikuti arak-arakan wisuda nanti. Aspek yang dibahas diantaranya property, baik property massal, property besar ataupun property pendukung lalu dibahas tentang kesiapan performance yang akan disuguhkan kepada gundala dan gundili serta kendala-kendala yang terjadi dia angkatan kami. Persiapan di bagian property sudah hampir selesai, property besar seperti karpet, background, miniature kerajaan arab telah memasuki tahap finishing. Property massal yang terdiri atas hiasan masih dalam tahap perakitan dan penyolderan. Sedangkan property kostum, baru sebagian yang telah jadi akibat kekurangan SDM dan kurangnya manajemen SDM yang ada. Di bagian performance hanya tinggal mengompakan gerakan dan menambahkan ekspresi. Lalu pembahasan dilanjutkan tentang kuorum yang dapat dhadirkan oleh kami saat wisudaan dan telah dibahas beberapa solusi yang ditawarkan oleh juniro dan bonita untuk mengataasi permasalahan kuorum. Tidak lupa di akhir forum, seniro dan senorita menekankan kembali agar kami menghafal lagu-lagu yan telah diajarkan serta berusaha menampilkan yang terbaik saat wisudaan nanti agar gundala-gundili merasa terapresiasi. Hal ini dikarenakan wisuda sarjana merupakan momen indah dalam hidup mahasiswa yang terjadi sekali seumur hidup.

Muhammad Syarifudin / EL/ 16512092/ 13212053

Tidak ada komentar:

Posting Komentar