Sabtu, 27 Juli 2013

Resume MBC Day 11



            MBC day 11 diadakan pada tanggal 26 Juli 2013. MBC dimulai ba’da Sholat Jumat. Atau sekitar pukul 13.00. kami berkumpul di basement labtek VIII. MBC kali ini merupakan MBC terakhir sebelum Hari Raya Idul Fitri 1434 H. pada MBC sesi siang ini, saya tidak mengikutinya karena ada simulasi terpusat OSKM ITB 2013 yang urgensinya lebih, sehingga kami yang mengikuti diklat mengikuti simulasi terpusat tersebut. Saya akan menjabar beberapa hal yang sudah saya tanyakan sebelumnya kepada sebagian masa ELTORO 2012.  Untuk kehadiran fisik pada siang itu berjumlah hanya 165 orang, padahal kuorum yang disetujui kemarin 174 orang.
                Setelah apel, sesi awal MBC hari ini kami dikenalkan 3 buah lagu supporteran HME lagi oleh Seniro Muhammad Shiddiq Sumitro. Berikut ketiga lagu tersebut.
Masa Bodoh
Masa bodoh dengan klasemen
Masa bodoh materi pemain
Gue dukung cuma HME
Ayolah juara
Nggak peduli provokasi lawan
Nggak peduli juara bertahan
Gue dukung Cuma HME
Ayolah berjaya

HME Bawah Tanah
Anak HME datang dari bawah tanah
Anak HME mendukung tim (…)nya
Daripada dukung syalala
Lebih baik dukung HME
HME oeiy! Jadi juara

Kami Bukan Bonek
Kami bukan bonek
Bukan juga the jak
Bukan viking atau aremania
Kami bukan kampak
Bukan slank mania
Kami ini HME ITB
Setelah diperkenalkan beberapa lagu supporteran HME, kami mendapatkan suasana baru di day MBC ini yang merupakan acara paling seru dibandingkan sebelumnya. MBC hari ini diisi dengan games dan olahraga bersama nanti sore di saraga. Games yang dimainkan saat itu adalah MBC bulaga dengan Seniro Dola sebagai juri serta pengatur permainan. Juniro Samuel Kamajaya menjadi asisten seniro Dola dengan berperan sebagai time keeper. Untuk bermain games tersebut kami dibagi menjadi dua tim kemudian masing-masing tim mengirimkan beberapa pasang perwakilannya untuk saling menebak kata yang telah dipilih oleh salah satu pihak. Kata-kata yang diberikan berkaitan dengan elektroteknik dan MBC, seperti google glass, Nim Tag, Reinhart Hutapea (salahsatu nama seniro), Petir Ganesha (judul lagu), Kuorum, Mathilda (nama salah satu bonita), dll. Games yang selanjutnya menebak orang berdasarkan sifat-sifat yang mereka tuliskan. Model permaianannya juga masih sama dengan MBC bulaga sebelumnya, hanya saja untuk ini kami menebaknya bersama-sama satu kelompok. Masing-masing tim mengirimkan enam orang perwakilannya untuk menuliskan karakteristik yang berhubungan dengannya dalam 7 kata sebagai clue untuk ditebak.
Setelah sesi games kami diberi waktu istirahat sholat ashar. Setelah sholat ashar kami dimobilisasi menuju saraga untuk olahraga bersama seniro dan senorita. Di sana juniro dan seniro bertanding basket dan sisanya supporteran di pinggir lapangan. Sayangnya, di tengah serunya pertandingan hujan mulai turun sehingga pertandingan dicukupkan dahulu. Padahal seharusnya masih ada beberapa permainan lagi seperti betengan dan voli yang rencananya akan dimainkan  juga. Pada pukul 17.00 kami dibubarkan dan diminta untuk berkumpul kembali satu angkatan pada pukul 20.30 di basement Labtek VIII.
            MBC dimulai lagi pukul 20.30. pada kesempatan kali ini kami membuat forum untuk evaluasi keberlangsungan MBC dan performa ELTORO 2012 selama mengikuti MBC. Pertama yang dievaluasi yaitu tentang tugas kami yang bersifat individu dan di tes kembali pengetahuan kami tentang HME, dimulai pembahasan dari tugas isu elektroteknik dan laporan IEEE karena masih banyak masa ELTORO yang belum mengumpulkannya. Kemudian tugas buku lintas angkatan yang ditekankan di pembahasan buku ini bukanlah tanda bukti mengerjakannya, akan tetapi esensinya. Pembahasan tugas berikutnya yaitu buku angkatan yang hasilnya masih sangat kurang, hanya 207 orang yang mengumpulkan dari 257 anak. Lalu, kami juga diberi pertanyaan tentang HME. Pesan dari seniro Reinhart yaitu kita sebagai calon anggota himpunan diharuskan tau tentang esensi adanya HME, tujuan HME, visi HME, dan hal-hal pokok yang harus diketahui sebagai mahasiswa elektroteknik.
Setelah itu, kami diminta untuk mengemukakan pendapat kami mengenai perkembangan angkatan kami dari MBC day 0 hingga saat ini. Di tengah tengah pembahasan ini, seniro Gabriel Frans juga meminta kami untuk mengemukakan pendapat kami tentang perkembangan angkatan ELTORO 2012  jika kami diibaratkan jadi seniro yang mengkader kami dengan objek kader kami sendiri. Kemudian pembahasan dilanjutkan dengan keberlanjutan tugas proyek angkatan kami yang diminta setiap lima hari harus sudah ada perkembangan dan berapa keterlibatan masa elektroteknik di perkembangan tersebut.Esensi dari MBC hari ini menurut saya adalah lebih melatih kekompakan, lebih jauh mengenal HME, lebih mengenal diri kita sendiri dan angkatan, serta kita diberikan pesan agar ketika kita melakukan segala sesuatu, harus tau apa esensi yang ada di dalamnya.


Muhammad Syarifudin/ 16512092/ 13212053

Kamis, 25 Juli 2013

Resume MBC Day 10


MBC Day 10 dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juli 2013. Peserta MBC berkumpul di selasar basement Labtek VIII pada pukul 13.44. pada apel siang kali ini, peserta MBC yang hadir sebanyak 169 orang dan 1 orang terlambat. Seniro-senorita kecewa karena peserta MBC kali ini jauh dari kuorum yang telah disetujui ketua angkatan kami yaitu kuorum fisik 210 orang. Oleh karena itu, kami semua mendapat konsekuensi dari seniro Hasnan sebagai TaDis, yaitu menuliskan alasan seringnya tidak mencapai kuorum fisik di blog angkatan sebanyak minimal 80 kata di menu Tentang Kami. Selain itu, peserta MBC harus menyebarkan link blog angkatan ke semua jejaring sosial yang dimiliki. Di akhir apel siang ini, seniro Reinhart menyampaikan pesan yang patut dicamkan baik-baik yaitu setiap manusia di dunia ini diciptakan oleh Yang Maha Kuasa itu unik dengan kemampuannya masing-masing untuk memecahkan masalah yang ada di sekitarnya yang harus dikembangkan. Pesan berikutnya diharapkan pada day ini peserta MBC harus bersemangat untuk menjalani MBC kali ini.

Setelah apel, kami mendapatkan materi tentang Palapa HME ITB. Palapa merupakan kegiatan community development yang dikembangkan oleh HME ITB. Palapa HME ITB diprakarsai oleh mahasiswa teknik elektro ITB tahun 2005. Nama Palapa ini memiliki filosofi sebagai janji dari Mahapatih Gadjah Mada yang berkeinginan menyatukan nusantara serta berawal dari penamaan bagi satelit pertama Indonesia.

Proyek pertama Palapa, yaitu pembangunan PLTA skala kecil dengan tujuan agar daerah yang akan dibangun PLTA merupakan daerah yang mandiri akan energi. Proyek Palapa ini  bernama Palapa Jaya yang merupakan proyek peserta MBC angkatan 2005 yang mulai digagas pada tahun 2006. Proyek ini dilaksanakan di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut. Teknologi yang digunakan adalah pembangkit listrik pikohidro dengan daya yang dihasilkan sekitar 5 kW. Proyek ini direalisasikan pada tahun 2007 dan diresmikan pada tahun 2008. Proyek Palapa yang pertama ini mengundang perhatian banyak pihak sehingga memiliki sponsor yang banyak bahkan sampai disiarkan di sebuah acara di sebuah televisi swasta.

Proyek kedua Palapa  atau dikenal dengan Palapa II dilaksanakan di Desa Mekarwangi, Kabupaten Garut. Dipilih Kabupaten Garut dikarenakan berdasarkan data yang ada, masih terdapat ratusan kabupaten yang masih kurang fasilitas yang tersedia dan salah satunya Kabupaten Garut.Proyek Palapa II ini dimulai dengan survey lokasi tahun 2008, kemudian dilakukan eksekusi program di tahun 2009 hingga selesai pada April 2010. Teknologi yang digunakan adalah pembangkit listrik tenaga surya 10 x 100 Wp yang ditujukan untuk penerangan jalan, masjid, dan rumah baca HME. Proyek ini diketuai oleh Ramadhani Wahono. Dana untuk Palapa II ini berasal dari sponsor-sponsor yang jumlah totalnya kisaran delapan puluh jutaan.

Proyek ketiga Palapa yang lebih dikenal Palapa III dilaksanakan di desa yang sama dengan proyek Palapa II, Desa Mekarwangi, Kabupaten Garut. Proyek ini dimulai dengan survey pada Agustus 2011. Teknologi yang digunakan pada proyek ini adalah maintenance PLTS yang merupakan hasil dari proyek Palapa II dengan melakukan penggantian baterai. Pada Palapa III lebih diutamakan kegiatan sosial seperti rumah belajar Palapa III, pembangunan peternakan domba, serta peternakan ikan lele. Proyek Palapa III diketuai oleh M. Fariz.
Kegiatan lain yang dilaksanakan oleh HME antara lain:
1.  Road to Palapa 4
2.  Training comdev dan pelatihan
3.  Camping
4.  Simulasi live-in
5.  Kunjungan ke Ibeka
6.  KKN Tematik ITB
7.  Ekspedisi Pelita Muda
8.  Gebrak Indonesia
9. Wae Rebo Power. Kegiatan ini dilaksanakan di Wae Rebo, Flores, Nusa Tenggara Timur yang fokus mengembangkan pembangkit tenaga listrik mikrohidro untuk menggantikan teknologi pembangkit tenaga listrik yang sudah ada di daerah itu, yaitu generator diesel. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro ini bermanfaat untuk mengolah komoditas utama daerah Wae Rebo yaitu kopi.

Materi berikutnya adalah Community Development. Community Development atau yang disingkat Com-Dev merupakan serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup. Perbedaan antara Community Service dan Community Development  adalah Com-Dev bersifat berkelanjutan sedangkan Community Service bersifat eventual. Urutan tahapan yang dilakukan dalam Com-Dev adalah sebagai berikut:
a.      Identifikasi sosial
b.      Identifikasi program
c.       Penilaian program
d.       Aplikasi program
e.       Monitoring dan evaluasi
f.        Audit sosial
g.       Memberikan masukan bagi komoditas dan program selanjutnya

Sebelum menginjak acara selanjutnya, peserta MBC dipersilakan untuk ishoma dari pukul 15.15 hingga pukul 15:45. Setelah itu, peserta mendapatkan materi singkat mengenai Problem Solving yang disampaikan oleh Bandito Alan Yudhautama.
Penjelasan yang kami dapatkan mengenai problem solving, yaitu dalam memecahkan masalah, sebagian besar orang akan mencari gambaran besar dari masalah itu kemudian menemukan framework dan melakukan penyelesaian. Misalnya, ketika kita ingin menyelesaikan sebuah puzzle, kita biasanya memahami terlebih dahulu gambar yang akan disusun kemudian menyelesaikan puzzle yang akan disusun dari tepi puzzle sampai semua tersusun. Pola umum penyelesaian masalah adalah mengidentifikasi masalah, menganalisa, membuat strategi, dan mengeksekusi solusi. Sedangkan framework yang biasa digunakan adalah DSPA yang merupakan singkatan dari Define the Problem (D), Structure the Problem (S), Prioritize Issues (P), dan Action Plan (A). Langkah pertama saat melakukan pendefinisian masalah (D), masalah harus didefinisikan dengan SMART (specific, measurable, actionable, realistic, dan time bound). Kemudian saat membuat struktur masalah (S), bisa digunakan Issue Tree yang merupakan solusi-solusi yang terbagi dalam bagan mulai dari yang umum hingga solusi yang spesifik. Setelah itu, dalam membagi prioritas solusi (P) bisa digunakan Impact-Effort Matrix yang merupakan matriks yang membagi solusi berdasarkan usaha yang dikeluarkan (effort) berbanding dengan dampak yang dihasilkan (impact) mulai dari yang rendah hingga yang tinggi. Setelah membuat skala prioritas, solusi direalisasikan sesuai urutan skala prioritas.

Setelah mendapatkan materi hari ini, peserta juga mendapatkan tugas penerapan dari materi hari ini, yaitu membuat proyek angkatan berupa kegiatan Community Service yang bertujuan merealisasikan solusi dari masalah yang ada di sekitar kita di lingkup Kabupaten Bandung. Proyek angkatan ini harus mencapai realisasi maksimal 2 bulan terhitung mulai 24 Juli 2013 dengan penanggung jawabnya adalah Juniro Andas. Selain itu, buku lintas angkatan juga dilanjutkan kembali pengerjaannya terutama bagi mereka yang belum mencapai jumlah yang telah disepakati ditambah 2 orang bandito atau maharani.
Esensi yang didapat dari MBC Day 10 ini antara lain pengetahuan mengenai Palapa HME ITB sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari HME serta pengetahuan mengenai keahlian menyelesaikan masalah. Kedua materi ini sangat berkaitan terutama dengan tugas proyek angkatan.


Muhammad Syarifudin/ 16512092/ 13212053




Jumat, 19 Juli 2013

Resume MBC Day 9


             MBC Day 9 diadakan pada hari Kamis, 18 Juli 2013. Di hari itu, saat apel pagi, jumlah kehadiran kami hanya 195 orang. Lagi-lagi kami tidak memenuhi kuorum yang ditentukan sebelumnya yaitu 214 orang. Pada MBC Day 9 ini, kami diberikan materi kepemimpinan dan membahas solusi bagi angkatan kami yang masih banyak diantara kami yang belum mengenal satu sama lain.
         Agenda yang pertama setelah apel pagi ini yaitu materi kepemimpinan. Kami diberikan materi kepemimpinan oleh Presiden KM-ITB Kak Nyoman Anjani. Materi yang diberikan Kak Nyoman Anjani sangat bagus dan mengena bagi kami. Kami diberi tahu tentang tujuan perguruan tinggi selain mengembangkan kemampuan akademik yaitu learning ourself atau mengembangkan karakter mandiri. Kak Nyoman menjabarkan bagaimana seseorang itu bisa memimpin, yaitu pertama seorang pemimpin itu awalnya know, kemudian dia show, dan terakhir dia dapat lead. Kemudian dijelaskan pemimpin itu seseorang yang mempunyai impian atau visi sehingga akan melakukan yang terbaik agar impiannya terwujud. Setelah pemberian materi, diadakan sesi diskusi. Dalam sesi diskusi ini berbagai pertanyaan diajukan dan sermuanya dijawab dengan penuh keyakinan oleh Kak Nyoman. Lalu setelah berakhir, kami diperbolehkan untuk ishoma dan kembali lagi ke basement labtek 8 pukul 13.10.
                Sesuai kesepakatan, pukul 13.10 kami sudah berada di basement labtek 8. Agenda selanjutnya yaitu mengenal satu angkatan ELTORO 2012. Pada kesempatan kali ini kami mengadakan cek kenal dengan masa ELTORO 2012. Ada enam orang yang di tes kenal dan kebanyakan masih belum mengenal secara keseluruhan serta terdapat salah satu dari kami yang mengenal hanya sedikit masa ELTORO 2012. Setelah itu, kami dikelompokkan menjadi dua. Yang pertama yaitu orang-orang yang mengenal lebih dari 150 orang dan yang kedua yaitu orang yang mengenal kurang dari 150 orang.  Kemudian, masing-masing kelompok membahas tentang solusi agar saling mengenal satu angkatan yang deadline untuk kenal yaitu hari Senin, 22 Juli 2013. Berbagai macam solusi yang ditawarkan. Dari pembahasan yang dilakuan, kami mendapatkan solusi diantaranya membuat database angkatan, yaitu database dengan spesifikasi foto, nama, dan hal unik dari orang tersebut. solusi selanjutnya yaitu memaksimalkan kumpul angkatan ELTORO yang kemungkinan hanya akan dilakukan dua kali. Alternatif lain yaitu mengadakan acara buka bersama, mengadakan malam keakraban, dan membuat event yang penting agar kami semua dapat mengikutinya.

Muhammad Syarifudin/ EL/ 16512092/ 13212053